Feeds:
Posts
Comments

Bismillah..
Izin share ya..
Risalah Kajian Bada Subuh Musholla An-Nur Blok B Vila Rizki Ilhami
Pemateri: Ustadz Hariyanto

28/06/2015, 11 Ramadhan 1436H

Tema: Amalan Pelebur Dosa

Disclaimer:
Catatan ini hanyalah sebagai pengingat dan media dakwah sederhana. Apabila terdapat kesalahan dalam materi atau substansinya saya memohon maaf dan mohon koreksinya. Sedangkan segala petunjuk dan kebenaran adalah milik Allah SWT untuk dapat kita amalkan.

Setiap fadillah dan keutamaan amalan penghapus dosa hanya berbicara mengenai dosa kecil

Taubatlah yg menjadi keniscayaan bagi seorang muslim agar bisa diampuni dosa besarnya.

Setiap anak Adam pasti bersalah, sebaik baiknya orang yg bersalah adalah yg bertaubat

Ketika seorang mukmin melakukan dosa maka muncul satu titik hitam di hati yg akan hilang apabila kita merasa bersalah dan bertaubat

Ketika kita berdoa dan memohon ampun kepada Allah dan kita sulit menangis, maka saat itulah pertanda hati kita sangat hitam penuh dosa sehingga kering dan sulit merasa bersalah ketika melakukan dosa.

Bertaubatlah dan bersihkanlah jiwa dengan cara yg benar bukan dengan cara yg malah menambah dosa, seperti bertaubat dengan puasa mutih yg malah menimbulkan kesyirikan

Apabila kita mematuhi seseorang yg menghalalkan apa yg Allah haramkan dan sebaliknya maka itu merupakan bagian dari penghambaan kepadanya dan merupakan kesyirikan

Oleh sebab itu bertaubat harus menggunakan ilmu

Banyak orang melakukan kesalahan dikarenakan ketidaktahuannya atau kebodohannya. Misalnya, orang terbiasa meniup makanan atau minuman yg panas. Nabi melarang kita bernapas atau meniup makanan/minuman panas. Tapi kenapa kita sering melakukannya? Karena kita tidak tahu.

Taubat, menjaga kebeningan hati, dan mengingat dampak dampak dosa <- kiat untuk melebur dosa

Syarat taubat:

1. Stop dan jauhi serta tinggalkan dosa/maksiat! Sekarang! Jangan ditunda lagi..

Haji adalah contoh amalan yg mampu menghapus dosa..

Sebagai contoh berhenti dari maksiat.. Merokok telah disepakati ulama adalah haram dan setidak tidaknya makruh.. Maka minta tolong kepada Allah untuk berhenti dan mulailah untuk menjauhi rokok..

2. Menyesali perbuatan dosa/maksiat

3. Bertekad untuk tidak mengulangi lagi

Allah sangat gembira menerima taubat umatNya bahkan lebih gembira dari kegembiraan orang yg menemukan barangnya/perbekalannya yg hilang di padang pasir.

πŸ‘†πŸ‘†πŸ‘‰πŸ‘‰ penghapus dosa: bertaubat!

πŸ‘‡πŸ‘‡πŸ‘‰πŸ‘‰ penghapus dosa: tauhid

Orang bertauhid adalah orang yg mengagungkan Allah dan memiliki rasa takut kepada Allah.

Orang yg mengagungkan Allah adalah mengagungkan perintah dan larangan Allah.

Seberapa besar pengagungan kepada Allah tercermin dari seberapa besar kita mengagungkan perintah dan laranganNya.

Dinukil dari Hadits: 99 catatan dosa dapat dibandingkan 1 catatan kebaikan, yaitu syahadat.

Tauhid adalah satu catatan yg bernilai besar.

Kemudian apakah kita cukup hanya bertauhid dan tidak syirik?

Jangan salah! orang yg bertauhid kepada Allah namun terus menerus melakukan dan tunduk kepada nafsunya maka ia menjadikan nafsunya itu sebagai Tuhan.

πŸ’›πŸ’›dua penghapus dosa yg paling besar: taubat dan tauhid!

Selanjutnya, amalan penghapus dosa yang kecil dan sederhana:

1. Berwudhu

Panduan wudhu cara Rasulullah:
membersihkan tangan sebelum wudhu itu sunnah, namun bila bangun tidur wajib.

Berkumur lalu memasukkan air ke hidung lalu mengeluarkannya lagi.

Membasuh muka 3x, lalu tangan kanan 3x lalu kiri 3x

Membasuh kepala dari depan sampai belakang lalu langsung membasuh telinga.

Lalu membasuh kaki sampai mata kaki kanan 3 kali lalu kiri 3 kali.

2. Wudhu lalu sholat

Hadits : setelah wudhu lalu sholat dua rakaat maka Allah ampuni dosa dosanya yg telah lalu.

3. Berjalan menuju sholat berjamaah

Wajib bagi laki-laki sholat fardhu berjamaah.

Hadits: setelah wudhu lalu berjalan dan solat di masjid maka Allah ampuni dosa dosanya yg telah berlalu.

Yg utama: usahakan wudhu di rumah

4. Pakai baju

Sembari memakai baju membaca doa yg dicontohkan, Allah ampuni dosa dosanya yg telah lalu.

5. Makan

Hadits: Apabila setelah makan dan berdoa Sesuai hadits tsb Allah ampuni dosa dosanya yg telah lalu.

Kenapa? Karena syukur merupakan implementasi tauhid.

6. Zikir ketika masuk pasar

Pasar bisa dianalogikan mall atau tempat perniagaan lainnya/tempat keramaian.

Zikirnya sebagai berikut:
Laa ilaha illallah wahdahu laa syarika lah, lahul mulku wa lahul hamdu, yuhyii wa yumiit, wa huwa hayyun laaΒ yamuut, bi yadihil khoir, wa huwa β€˜ala kulli sya-in qodiir” [Tiada sembahan yang benar kecuali Allah semata dan tiada sekutu bagi-Nya, milik-Nyalah segala kerajaan/kekuasaan dan bagi-Nya segala pujian, Dialah yang menghidupkan dan mematikan, Dialah yang maha hidup dan tidak pernah mati, ditangan-Nyalah segala kebaikan, dan Dia maha mampu atas segala sesuatu]”,

Hadits: Bila dilakukan Allah akan memberi kepadanya 1000 x 1000 kebaikan dan menghapus 1000×1000 keburukan dan diangkat oleh Allah 1000×1000 derajat

Kenapa? Karena di pasar adalah tempat manusia tidak mengingat Allah, namun zikir itu pertanda dia mengingat Allah. Bagian dari implementasi tauhid.

7. Zikir Subhanallahi Wabihamdih 100x sehari

Allah akan menghapus dosa sebanyak buih di lautan.

8. Berjabat tangan

Ketika dilakukan maka dosa dosa berjatuhan.

View on Path

Risalah Pengajian bulanan Musholla Al-Mubarokah Blok A Vila Rizki Ilhami tanggal 07/06/2015/ 20 Sya’ban 1436H:

Oleh: Ustadz Tajudin Umar

Disclaimer:
Catatan ini hanyalah sebagai pengingat dan media dakwah sederhana. Apabila terdapat kesalahan dalam materi atau substansinya saya memohon maaf dan mohon koreksinya. Sedangkan segala petunjuk dan kebenaran adalah milik Allah SWT untuk dapat kita amalkan.

Pertama,
Yang dirindukan oleh surga adalah orang yg gemar membaca, memepelajari dan menghafal Al Qur’an.. Maka manfaatkanlah Ramadhan untuk meningkatkan kedekatan kepada Allah dengan mengakrabkan diri dengan Al-Qur’an.

Jika belum bisa membaca Al-Qur’an ya wajib belajar.. Berapapun usianya.. Jangan malu dan bosan untuk belajar..

Orang yg disibukkan dengan membaca Al-Qur’an meski ia lupa berdoa, Allah akan tetap memberikan sesuatu yg diberikan kepada orang yg berdoa.

Kedua,
Surga juga merindukan orang yang Menjaga lisan. Baik dari perkataan buruk, ghibah, dan fitnah.

Ketiga,
Surga juga merindukan orang yg memberi makan orang lain. Termasuk memberikan makanan untuk orang berbuka puasa. Namun perlu berhati hati dan diperhatikan bahwa sumber sumber makanannya halal dan baik. Baik itu halal jenisnya maupun halal sumbernya. Makanan haram juga dapat menjadi faktor tidak diterimanya doa.

Keempat,
Yang dirindukan Allah adalah orang yg berpuasa di Bulan Ramadhan. Kata Allah dalam sebuah hadits qudsi: “Puasa itu adalah untukKu dan Aku yg akan membalasnya.”
Puasa Ramadhan itu wajib bagi setiap muslim yg telah baligh dan berakal.
Kemudian isilah ramadhan itu dengan ibadah sunnah selain ibadah wajibnya. Baik itu berzikir, tarawih, tadarus dll.
Jangan lupa jagalah tarawih dengan waktu yg memadai dan tidak perlu terburu buru. Perhatikan tajwid dalam membaca ayat Al-Qur’an dalam sholat. Jangan sampai tumaninah dan kekhusyuannya hilang. Jangan menyia-nyiakan umur dan menyia-nyiakan Bulan Ramadhan. – at Vila Rizki Ilhami

View on Path

Met ulang tahun ya istri tersayang.. Semoga panjang umur dalam keberkahan.. Semoga senantiasa sehat dan berbahagia dalam kadar yang tak hingga..

Love you.. with Amelia at Vila Rizki Ilhami

View on Path

Dear my beloved wife..
Alhamdulillah lima tahun pertama pernikahan sudah kita lalui.. Pahit dan manisnya kita lewati sama sama..
To be honest, I am very happy to have you..
Bersyukur sangat kepada Allah SWT atas kemurahanNya hingga kita dipersatukan untuk berjuang bersama hingga hari ini plus diberi amanah cantik bernama Faiza.. 😊
Perjalanan kita Insya Allah masih sangat panjang dan berliku, maka aku hanya bisa berdoa kepadaNya agar senantiasa memudahkan jalan kita hingga nanti..
I love you.. and always want to.. 😘
nb: Makasih ya @traveloka buat vouchernya.. Pas bener nih momennya.. πŸ˜ƒ with Amelia at Mercure Hotel

View on Path

Numpang share ya..
Risalah Kajian Mendidik Anak untuk Membentuk Keluarga Qurani
Masjid Khoirurroziqin Vila Rizki Ilhami
24 Jumadil Awal 1436H
15 Maret 2015
Oleh: Ustadzah Kingkin Annida

Disclaimer:
Catatan ini hanyalah sebagai pengingat dan media dakwah sederhana. Apabila terdapat kesalahan dalam materi atau substansinya saya memohon maaf dan mohon koreksinya. Sedangkan segala petunjuk dan kebenaran adalah milik Allah SWT untuk dapat kita amalkan.

Untuk membangun keluarga Qurani tetap harus ada cinta dan komunikasi. Terima suami istri apa adanya.

Jadilah orang tua yg memberi inspirasi untuk anak anak. Misal ingin anak rahin mengaji, ya jadilah orang tua yg rajin mengaji pula.

Biasakan tampilkan dalan keluarga kebiasaan membaca Al Quran. Pilihlah waktu yg paling nyaman, meskipun waktu yg baik menurut penelitian yg dapat meningkatkan kecerdasan adalah setelah maghrib dan subuh.

Bacalah Quran dan demonstrasikan agar anak terinspirasi. Misal di ruang tamu atau bahkan sambil berjalan jalan.

Kenapa? Karena kebiasaan membaca adalah kebiasaan para pemimpin. Lihatlah kebiasaan Muhammad Al Fatih adalah pemimpin sejak muda yg luar biasa karena semasa muda memiliki kebiasaan membaca dan menghafal Quran. Kepada gurunya, ayahnya menitipkan Al Fatih fan bahkan mengizinkan untuk menghukumnya bila tidak patuh dan belajar.

Orang tua harus bisa membaca Al Quran. Bila tidak bisa,ya harus belajar. Berapapun usianya. Karena dengan cara itulah cara yg paling baik untuk menginspirasi anak untuk membaca Al Quran. Jangan takut salah, apalagi ketika belajar. Bahkan Nabi saja masih senantiasa mengecek bacaan ketika Ramadhan bersama Jibril.

Al Quran adalah mukjizat Nabi Muhammad yg berlaku hingga kiamat. Untuk dibaca, diamalkan, dan diajarkan kembali. Bukan jadi jimat atau hiasan.

Memang tidak mudah, namun hal itu wajar karena levelnya adalah :
Memaksakan diri
Menjadi kebiasaan
Menjadi kebutuhan
Menjadi kenikmatan

Untuk memudahkan, mari kurangi kebiasaan yg kurang baik, semisal menonton tv.

Selain menjadi inspirasi, sungguh bacaan Al Quran kita akan memberi syafaat bagi pembacanya sebagaimana HR. Muslim.

“Sebaik baik kalian adalah yg mempelajari Al Quran dan mengajarkannya. ” HR. Tirmidzi

Yuk baca Quran, setiap ada kesempatan. Sedang menunggu bis, menunggu teman, dan lain lain.

Money:
Earn me! Forget everything!
Future:
Struggle for me! Forget everything!
Allah SWT:
Remember me! I will give you everything!

Tips membaca Al Quran:
1. Upayakan nikmati bacaan lisan Quran kita
2. Usahakan senantiasa berwudhu sebelum membaca Al Quran
3. Membaca kembali bagaimana generasi awal Islam berinteraksi dengan Al Quran.
4. Beri motivasi pribadi bila berhasil khatam Quran. Bila untuk anak, bisa dengan memberi selamat atau memberi hadiah.
5. Memberikan hukuman pribadi jika tidak dapat memenuhi target membaca Al Quran.
6. Memiliki azzam yg kuat agar bisa khatam dalam sebulan.
7. Melatih diri dengan tilawah satu hari satu juz secara bertahap.
8. Mengkhususkan waktu tertentu yang tidak dapat diganggu gugat.

Berdasarkan penelitian di bidang psikologi: membaca Al Quran dapat meningkatkan kecerdasan sebanyak 80% dan ketenangan hati 97%.

Untuk memudahkan kerja mendidik keluarga, maka ayah harus dihormati. Oleh sebab itu, istri harus taat pada suami dan pandai menjaga diri. Meski istri lebih pandai daripada suami, tetap hormati dan hargai suami agar anak juga menghormati ayahnya. Sehingga akan lebih mudah proses mendidiknya. – with Amelia at Masjid Khoirurroziqin Vila Rizki Ilhami

View on Path

Assalamualaikum..
Mohon izin untuk sharing.. πŸ™‚
Risalah Kajian Rutin Bada Subuh Musholla An-Nur Blok B Vila Rizki Ilhami
Pemateri: Ustadz Hariyanto
Tema: Hadits Arbain ke-8 (Haramnya seorang muslim dibunuh)

Imam Ghazali: “mengatakan tidak tahu itu setengah ilmu ”

Ketika bersujud ada 7 yg harus menyentuh tempat sujud: wajah, dua tangan,dua lutut dan dua kaki

Kalau ada dua orang muslim berselisih, maka damaikan. Bila salah satu ngeyel, maka perangi mereka. (Dalam hal ini bukan dengan dibunuh)

“Aku diperintahkan untuk memerangi manusia hingga mereka bersaksi bahwa tidak ada ilah selain Allah dan bahwa Muhammad adalah Rasulullah, menegakkan shalat, menunaikan zakat. Jika mereka melakukan hal itu maka darah dan harta mereka akan dilindungi kecuali dengan hak Islam dan perhitungan mereka ada pada Allah Ta’ala.”
(HR. Bukhari dan Muslim).

Dalam memerangi ini, harus bersama dengan ulil amri, bukan semua orangorang boleh memerangi. Bukan masing masing golongan boleh memerangi seenaknya. Nabi saat di Mekkah dan bukan pemimpin hanya bersabar, ketika telah jadi pemimpin negara di madinah baru memerangi.

Bersabarlah, karena tempat kembali kalian adalah surga!

Nabi mengingkari Usamah Bin Zaid karena membunuh seseorang yg telah mengucapkan La Ilaahaa Ilallah.

Termasuk dilarang, untuk memerangi pemimpin yang masih shalat. Kecuali telah jelas kekafirannya dan setelah diingatkan dan dinasehati baik baik. Lebih baik diam saja dan mengingkari dan menahan kebencian.

Termasuk yg harus diperangi adalah ketika hak Islam tidak dipenuhi:
1. Tidak Shalat
2. Tidak Zakat
3. Murtad
4. Orang yg sudah menikah lalu berzina
5. Orang yang membunuh

Nabi ketika berperang akan batal menyerang bila di negeri itu masih ada adzan. Ketika beliau sampe malam hari, ditunggu dulu sampai pagi hari.

Memerangi orang yg tidak shalat maksudnya memerangi orang yg menolak kewajiban shalat bukan yg tidak shalat. Jadi tidak sembarang memerangi karena dilihat orang tersebut tidak shalat.

Identifikasi syahadat dan zakat adalah secara zahir atau yg terlihat. Urusan keikhlasan dan kebenaran diserahkan kepada Allah.

Catatan:
Hadits ini adalah hadits yg hanya bisa diterapkan dalam kondisi Islam memang menjadi lembaga, sistem, dan pemimpin pada suatu negeri. Tidak bisa dilakukan sembarangan oleh masing masing pribadi.
Salah satu kekeliruan dalam dakwah adalah memaksakan suatu ketentuan yg hanya bisa dilakukan oleh bentuk kelembagaan dan meninggalkan kewajiban pribadi.
Secara individu yg dapat dilakukan adalah berdakwah, menasehati, mengingatkan, dan mendoakan dan tidak sampai memerangi. – at Perumahan Vila Rizki Ilhami

View on Path

Risalah Kajian Umum Masjid Khoirurroziqin Vila Rizki Ilhami 11/01/2015 atau 20 Rabiul Awal 1436H ba’da Subuh oleh Ustadz DR. Syafiq Riza Basalamah:

Tema: Saatnya Kita Kembali

Segala puji syukur dihaturkan kepada Allah atas kebaikan yang dapat kita lakukan, karena sejatinya segala kebaikan itu adalah kebaikan Allah.

Rasulullah diutus menjadi Rasul saat berusia 40 tahun di gua hira melalui perantara Jibril. Iqra turun di lembah yang bahkan sebagian besar orang tak mampu membaca.

Dibawalah wahyu itu secara tergesa kepada istrinya. Setelah diceritakan, istri Nabi meyakini bahwa Jibril bukan jin dan bukan merupakan penghinaan pada suaminya. Karena ia mengetahui betul siapa suaminya. Sesungguhnya istri kita adalah yg paling mengetahui siapa diri kita sebenarnya.

Setelah menyampaikan wahyu pertama itu, datanglah berita buruk bahwa beliau akan terusir karena tidak ada ajaran seperti yg akan diturunkan oleh beliau sehingga dia akan dibenci, dihina, dicaci sampai dengan dilakukannya hijrah layaknya Nabi Musa yg lari dikejar firaun.
Alhamdulillah 8 tahun kemudian Makkah beliau didatangi kembali kali ini dengan kemenangan. Padahal sebelumnya 13 tahun berdakwah Nabi Muhammad SAW malah harus terusir. Setelah itu Islam kemudian tersebar ke seluruh penjuru hingga Rasul wafat pada 12 Rabiul Awal 11H.

Selanjutnya dibawah kepemimpinan Sahabat dan khalifah selanjutnya Islam berhasil meluas dan mencapai kejayaan dengan ibukota di damaskus, baghdad, lalu Turki.

Itu dulu. Saat ini Islam justru mendapat kehinaan dimana mana. Umat Islam dibantai. Sebagaimana kejadian di Palestina, Myanmar, Bosnia, dan lain sebagainya. Dimana mereka para penyanyi lagu lagu HAM?

Sebagian bereaksi dengan berdemonstrasi.. Kepada siapa mereka meminta tolong dan berteriak? Mereka tak bisa mendengar.

Mari introspeksi. Siapa yg bisa memastikan bahwa di negeri kita masih akan terus ada Islam?

Sebagai bukti adalah Andalusia di Spanyol yg merupakan salah satu pusat peradaban Islam, kini negeri itu telah hilang. Di cordoba dulu ada 600 masjid kini satu pun tak tersisa.

Maka tak perlu mengajarkan toleransi kepada Umat Islam. Karena di Palestina dan tempat lainnya sejak zaman sahabat sebagai khalifah masih ada tempat ibadah umat lain dijaga dan tidak dihancurkan. Tak ada manusia dibantai. Tapi lihat apa yg terjadi pada masjid masjid di Cordoba?

Rasul pernah berkata kepada Sahabat bahwa akan tiba waktu Umat Islam akan dikeroyok oleh umat lainnya. Bukan karena jumlah umat Islam sedikit tapi banyak namun seperti buih. Akan dicabut ketakutan umat lain kepada umat Islam. Sebagai contoh perang badar 1000 lawan 300, namun yg banyak itu menghadapi umat Islam yg sedikit mereka ketakutan karena Allah berikan rasa takut kepada mereka. Demikian terjadi di perang perang lainnya.

Saat perang melawan romawi 200.000 melawan 50.000 umat Islam. Pimpinan perang romawi mengutus mata mata untuk meneliti kehidupan lawannya. Mata mata itu kembali dan bercerita bahwa saat malam umat Islam seperti pendeta pendeta mereka terus beribadah, ketika siang mereka seperti jawara jawara yang berbuat baik, serta mereka senantiasa ber amar maruf nahi munkar.
Pimpinan itu lalu menjawab, jika benar demikian maka mati lebih baik daripada memerangi mereka. Dan demikianlah romawi bahkan kalah dan lari terbirit birit.

Apa sebabnya kini tidak lagi seperti itu?
Karena kita tidak lagi ingat mati.

Apa solusinya thd penyakit umat Islam yg kini terhinakan?
Bukan bunuh sana sini dan demonstrasi. Bukan. Bikan itu yg bisa mengembalikan kejayaan dan menghilangkan kehinaan.

Rasul telah mengemukakan obatnya:
“kalau jual beli kalian itu adalah riba yg terselubung, kalau kalian sibuk dengan dunia kalian, kalian meninggalkan jihad di Jalan Allah maka Allah akan menimpakan kepada kalian kehinaan yh tidak akan dicabut sampai kalian kepada agama kalian.”

Kembalilah kepada Allah SWT..

Siapkan generasi kita dan sesudahnya. Jangan hanya anak yg cerdas dan baik dikirim ke sekolah umum agar menjadi dokter sedangkan anak nakal dikirim ke pesantren. Terbalik!

Bagi Umat Islam yang berIslam karena keturunan segera teliti kembali keIslaman kita. Ajarkan dan ajak pada anak dan istri pada kajian dan pengajian yg mengajarkan Islam yang diajarkan Rasul dan dipraktekkan sebagaimana sahabat melaksanakan. Insya Allah anak kita tidak akan jatuh kepada ISIS dan terorisme.

BerIslamlah secara kaffah..
Dalam dunia kerja, pendidikan, dan rumah tangga.

Persiapkan diri kita.. Jangan tergiur kepada dunia.. Menuju surga Allah tidak mudah..

Allah berfirman : “Apakah kalian mengira akan masuk surga? Padahal kalian belum merasakan penderitaan umat sebelum kalian.”

Ketahuilah bahwa pertolongan itu dekat. Asalkan kita kembali pada ajaran Allah. Inilah saatnya kita kembali..

Wallohualam Bishowab..

(Catatan: Terkejut saya melihat di pagi subuh yang dingin sudah ada banyak jamaah hadir disertai istri dan anaknya dengan tujuan belajar. Semoga Allah memudahkan kita untuk terus belajar dan mempraktekannya sehingga sebagaimana diutarakan di atas kita dapat kembali kepada Islam.. Kembali kepada Allah)

View on Path